Saturday, 25 February 2012

~siapa aku di depan Tuhanku~

Subuhnya
di mana aku berada
masih enak dalam kelambu rindu
sambil berpoya-poya dengan waktu
masa bagaikan menderu
langkah tiada arah tuju
fikiran terus bercelaru 
terlupa aku semakin di hujung waktu
siapa aku di depan Tuhanku


Zohornya 
aku lebih memikirkan kelaparan
kehausan dan rehatku
aku lebih mementingkan tuntutan jawatanku
aku bertolak ansur dengan waktu
aku gembira membilang keuntungan
aku terlupa betapa besar kerugian 
jika aku menggadaikan sebuah ketaatan
siapa aku di deapn Tuhanku


Asarnya
aku lupa warna masa
cepat berubah bagaikan ditolak-tolak
aku masih dengan secawan kopiku
terlupa panas tidak di hujung kepala
aku masih bercerita
tentag si Tuah yang setia dan si Jebat yang derhaka
siapa aku di depan Tuhanku


Maghribnya
aku melihat warna malam
tetapi aku masih berligar di sebalik tabirmya
mencari sisa-sia keseronokan
tidak terasa ruang masa yang singkat
jalan yang bertongkat-tongkat
ruginya bertingkat-tingkat
siapa aku di depan Tuhanku


Isyaknya
kerna masanya yang panjang
aku membiarkan penat menghimpit dadaku
aku membiarkan kelesuan mengganguku
aku rela terlena sambil menarik selimut bitu
bercumbu-cumbu dengan waktuku
siapa kau di depan Tuhanku


Kini aku tertanya-tanya
sampai bila aku akan melambatkan sujudku
apabila azan berkumandang lagi
aku tidak akan membiarkan Masjid menjadi sepi
kerana di hujung hidup itu ada mati
bagaimana jenazah akan dibawa sembahyang di sini
jika ruangku dibiarkan kosong
jika wajahku menjadi asing
pada mentari dan juga bintang-bintang

Monday, 20 February 2012

~open your eyes~

Look around yourself
Can’t you see this wonder
Spreaded in front of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony

Let’s start question in ourself
Isn’t this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside
No

We just have to
Open our eyes our hearts and minds
If we just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise

Take us in the best way (Allah)
Guide us every single day (Allah)
Keep us close to You
Until the end of time

Look inside yourself
Such a perfect order
Hiding in yourself
Running in your veins
What about anger love and pain
And all the things you’re feeling
Can you touch them with your hand
So are they really there

Lets start question in ourself
Isn’t this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside
No

Take us in the best way (Allah)
Guide us every single day (Allah)
Keep us close to You
Until the end of time

When a baby’s born
So helpless and weak
And you’re watching him growing
So why deny
What’s in front of your eyes
The biggest miracle of life

Take us in the best way (Allah)
Guide us every single day (Allah)
Keep us close to You
Until the end of time

Take us in the best way (Allah)
Guide us every single day (Allah)
Keep us close to You
Until the end of time

Allah
You created everything
We belong to You
Ya Robb we raise our hands
Forever we thank You
Alhamdulillah

~i call God last night~

Yesterday, i call my God in my tahajjud

"Tuut, tuut ... tuut, tuuut!" Direct transportation. And as soon as I heard the raised line on the other side, then continue to fill my heart like I expressed poured into a wheat field!

"Allah the Almighty, I am your servant. I contact you only want to complain to you O God. O is the Hearing, I want to complain to You that my heart has a hole! "

"O My Servants. If I seized a calamity on you in your body, then you accept the calamity with patience, the Day of Resurrection, I would be ashamed to uphold you balance weight associating or open notebook. "[1]

"God, this hole in my heart is very painful. And this is also not accord. "


"O My servants, perhaps you hate a thing which is good for you, and perhaps you love something when it is bad for you. Allah knows and you do not know. "[2]

"The important hole in my heart very deep. And I beg Favour, why do not you just close it. "


"If I wished, I shall give thee, O my beloved. , But has fallen on my words: O world! hardly life of the beloved, not once in a while you will recover and feel the sweeten, soon you will defamed it. "[3]

"Oh, so it looks ... It's You, O Merciful Lord, protect me from the slanders of the world. So now I ask that You give me strength O God. "


"I will never be a burden, than it can bear." [4]

"Thank you Lord, will you always remind me of when I forget my Lord ...?"

"Sure. It is I who created you and knows what is whispered by heart, and I am closer to you than your neck veins themselves. "[5]

"Lord, I very much hope that you have always been with me."


"O my servants, know that I am always in your suspicious, and I have with you when you call Me. When you mention me in you, I mention u in my self. When you mention me in public, I will mention u in a better audience than that. When you come up to me one bit, I come up to a bit. When you come near to Me a bit, I draw to a fathom. When you come to me on foot, I have come to run around. "[6]

"I want to be a true servant, O Lord ..."

"Identification mark of my servants at the heart of me is to think well of the Qadar, no complaints  of my laws, not my gift she feels slow and always ashamed to do evil." [7]

"O Allah! Indeed, I bear witness that no god should be worshiped except Allah.And I promise to always remember you more than all the others. "

"I was God, there is no God (only) other than I, so worship Me and establish worship, to remember Me." [8]

Praise be to God. Alhamdulillah. Allahuakbar. La ilaaha illallah. La illa Billah quwwata hawla wala.

Then I disconnect the line, because I knew in a moment would I contact him again.

Thank you God.

Never going to happen to my whims.

Which is closer to me than my neck veins.

The Most Gracious, Most Merciful to His servants.

Thank you O God!


"And when My servants ask thee concerning Me, then (nigh), I am near. I answer the call when it applied to me, then let them respond to (all of my order) and let them believe in Me, that they may walk in truth. "(Al-Baqarah: 186)

Saturday, 18 February 2012

~~PENGERTIAN DAN KEUTAMAAN AL-MA'THURAT ~~

1. Al- Ma'thurat merupakan wirid dan doa harian yang diamalkan oleh Rasulullah SAW. Baginda adalah orang yang paling mengetahui betapa besarnya ganjaran yang diperolehi dari amalan doa dan wirid tersebut...

2. Wirid, doa, zikir dan istighfar dalam Al- Ma'thurat ini akan memantapkan jiwa di samping memiliki keutamaan dalam segala aspek kehidupan. Mendidik hati agar sentiasa merindui kepada Ilahi dan memberi kelapangan hidup dan kesihatan jasmani...

3. Bagi seorang muslim masanya tidak berlalu begitu saja. Dikala pagi dan petang ia sentiasa bertasbih, istighfar, tahmid dan berdoa kepada Allah dengan zikir yang ma'thur ( yg berasal daripada Nabi SAW )...

4. Jika sesiapa mengamalkan zikir Al- Ma'thurat ini akan merasakan perbezaannya dengan hari2 yang tidak dimulakan dengan zikir Al- Ma'thurat. Begitulah kekuatan doa2 dan wirid dalam Al- Ma'thurat ini sebagai senjata mukmin...

Beramallah sesuai dengan ajaran Islam, isitu seperti yang diamalkan oleh Rasulullah SAW. Orang2 mukmin yg sejati akan mengisi ruang masanya dengan berbagai amalan dan ibadah yang akan mendekatkan dirinya dengan Allah SWT. Bibirnya sentiasa basah dalam berzikir, membesarkan dan mengagungkan Allah Yang Maha Mulia, kemudian berdoa untuk mengharapkan keredhaan Rabb. Tiada sesuati yang lebih beerti dlm kehidupan seorang insan melainkan mendapatkan keredhaan Allah...

Setiap individu baik sebagai pemimpin dalam rumah tangga, masyarakat dan negara serta para pendakwah hendaklah mengamalkan dan menghayati zikir Al-Ma'thurat dengan membaca zikir2 yang diamalkan oleh Rasulullah ini beerti kita telah membentengi diri kita dengan senjata yg kukuh, sehingga terhindar dari gangguan syaitan yang terkutuk.





Oleh sebab itu Al- Syahid Imam Hassan Al Banna telah membina jalan yang baik untuk mengikut sunnah Rasulullah SAW. Beliau telah memilih dan menyusun al- Ma'thurat dgn mengharapkan bimbingan daripada Allah SWT agar terhindar daripada gangguan syaitan yang penuh angkara murka. Maka alangkah baik setiap diri muslim mengamalkan zikir al-Ma'thurat ini pada setiap pagi dan petang, siang dan malam.

Al- Ma'thurat dimulai dengan ucapan " Aku bermohon perlindungan Allah, Maha Mendengar, Maha Mengetahui dari setiap syaitan yang direjam" , mengandungi erti bahawa setiap jiwa kita sebelum melakukan aktiviti harus menyerahkan diri kepadaNya. Ucapan itu juga menunjukkan betapa besarnya harapan seorang hamba kepada Allah, kemudian berusaha untuk terhindar dari sesuatu yang dapat menyesatkan jiwa seseorang dari mengingat Allah...

Bacaan dan zikir yang terkandung dalam zikir Al-Ma'thurat terdapat beberapa keutamaan yang dijanjikan oleh Allah SWT terhadap utusanNya Nabi Muhamaad SAW. Hanya insan yang mengetahui betapa besarnya nilai doa dalam kehidupan jiwa sehingga menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari.

Kelebihan membaca Al Mathurat:


  1. Tidak dihampiri syaitan
  2. Rumah dan keluarganya terselemat dari perkara yang tidak diingini.
  3. Allah mencukupkannya apa yang sangat diperlukan dari urusan dunia dan akhirat.
  4. Orang yang membacanya kemudian dia mati pada hari atau malam tersebut maka Allah akan menjamin untuknya syurga.
  5. Selamat dari segala sesuatu.
  6. Allah menyempurnakan nikmatnya ke atas orang yang membacanya.
  7. Allah berhak untuk meredhainya
  8. Tidak ada sesuatu yang mendatangkan mudarat ke atasnya.
  9. Terhindar daripada syirik.
  10. Selamat dari bisa atau sengatan semua makhluk yang beracun.
  11. Dimudahkan menyelesaikan hutang-hutang.
  12. Berhak untuk mendapat syafaat pada hari kiamat.
  13. Sesiapa yang membaca di waktu pagi,akan dipelihara oleh allah hingga ke waktu petang.Dan sesiapa yang membacanya di waktu petang akan dipelihara hingga ke waktu pagi.
  14. Mengamalkannya umpama mengamalkan Sunnah Rasulullah dari sudut zikir dan berdoa, dan berbagai lagi kelebihan.


Kredit: IluvIslam.com dan  http://melangkahterus.blogspot.com

Tuesday, 14 February 2012

~a suddenly ~

salam to all...
recently there's in suddenly many post in malay rite?
coz i am just copied...huhu.. to lazy to typing this month..
ok...next week maybe i'll try to translate it ok...=)
not promise..but insyAllah..
sharing is superb rite..

Sunday, 12 February 2012

Penerang Hati – Sixth Sense & Saujana




Mencinta Mu tenangkan jiwa
Merindu Mu hatiku selalu
Hanya diri Mu satu cintaku

Oh takkan mampu ku jauh dari Mu
Satu nafas ku harap Kau ada
Hanya pada Mu Tuhan ku rayu

Ku akan mencinta Mu
Selalu merindu Mu seluruh jiwaku
Kau terangi aku

Engkau penjaga hatiku
Pendamping jiwaku
Cerahkan cintaku
Cinta yang abadi

Jangan pernah kau menjauh
Ku akan mencinta Mu
Selalu merindu Mu seluruh jiwaku
Kau terangi aku

Engkau penjaga hatiku
Pendamping jiwaku
Cerahkan cintaku
Cinta yang abadi

Ku akan mencinta Mu
Selalu merindu Mu seluruh jiwaku
Kau terangi aku

Engkau penjaga hatiku
Pendamping jiwaku
Cerahkan cintaku
Cinta yang abadi

!Ku Telefon Tuhan Dalam Tahajjud~



Semalam, ku telefon Tuhan dalam tahajjudku.

“Tuut, tuut… tuut, tuuut!” Terus diangkat. Dan sebaik sahaja kudengar talian di sebelah sana diangkat, saat itu terus ku luahkan isi hatiku bagai mencurah-curah ke ladang gandum!

“Wahai Yang Maha Agung, aku ini hambaMu. Aku menghubungimu semata-mata ingin mengadu padaMu ya Allah. Wahai Yang Maha Mendengar, aku ingin mengadu kepadaMu bahawa hatiku telah berlubang!”

“Wahai hambaKu. Jika Aku menimpakan suatu musibah ke atas kamu pada badanmu, lalu kamu menerima musibah itu dengan penuh kesabaran, nescaya di hari kiamat Aku malu untuk menegakkan bagimu neraca timbangan atau membuka buku catatan amalmu.” [1]

“Akan tetapi Allah, lubang di hatiku ini sangat menyakitkan. Dan ini juga bukan kemahuanku.”


“Wahai hambaKu, barangkali kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan barangkali kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” [2]

“Yang penting lubang di hati ini sangat dalam. Dan aku mohon pertolonganMu, mengapa tidak Engkau tutupkannya saja.”


“Jika sekiranya Aku mahu, nescaya akan Kuberikan kepadamu wahai kekasihKu. Akan tetapi telah tetaplah kata-kataKu: Wahai dunia! Pahitkanlah kehidupan para kekasihKu, janganlah sekali-sekali engkau memaniskannya, kelak engkau akan memfitnahinya.” [3]

“Oh begitu rupanya… Sungguh Maha Penyayang Engkau wahai Tuhanku, melindungi aku daripada fitnah dunia. Maka, sekarang aku memohon agar Engkau memberikan aku kekuatan ya Allah.”



“Sesungguhnya Aku sekali-kali tidak membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” [4]

“Terima kasih Tuhan, bolehkah Engkau selalu mengingatkan aku di saat aku lupa wahai Tuhanku…?”


“Tentu. Sesungguhnya Akulah yang menciptakanmu dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatimu, dan Aku lebih dekat kepadamu daripada urat lehermu sendiri.” [5]

“Tuhanku, aku sangat-sangat berharap Engkau sentiasa ada bersama denganku.”


“Wahai hambaKu, ketahuilah bahawa Aku sentiasa berada dalam sangkaanmu, dan Aku ada bersamamu ketika kamu menyebutKu. Bila kamu menyebut-Ku dalam dirimu, Aku menyebutmu dalam Diri-Ku. Bila kamu menyebut-Ku dalam khalayak ramai, Aku menyebutmu dalam khalayak yang lebih baik daripada itu. Bila kamu mendekat kepada-Ku satu jengkal, Aku mendekat kepadamu satu hasta. Bila kamu mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku mendekat kepadamu satu depa. Bila kamu datang kepada-Ku dengan berjalan kaki, Aku datang kepadamu berlari-lari.” [6]

“Aku ingin menjadi hambaMu yang sebenar-benarnya wahai Tuhanku…”

“Tanda pengenalan hamba-hamba-Ku di hatinya terhadap-Ku ialah dengan menyangka baik terhadap qadar-Ku, tiadalah dikeluh-kesahkannya hukum-hukum-Ku, tiadalah dirasakannya lambat kurnia-Ku dan senantiasa malu berbuat maksiat.” [7]

“Wahai Allah! Sesungguhnya aku bersaksi bahawa tiada Tuhan yang layak disembah selain Allah. Dan aku berjanji akan selalu mengingatiMu lebih daripada segala yang lain.”

“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingati Aku.” [8]

SubhanAllah. Alhamdulillah. Allahuakbar. La ilaaha illAllah. La hawla wala quwwata illa billah.

Lalu ku putuskan talian itu kerana ku tahu sebentar lagi akan ku hubungiNya lagi.

Terima kasih Allah.

Yang tak pernah jemu melayan kerenah ku.

Yang lebih dekat kepadaku berbanding urat leherku.

Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang terhadap hamba-hambaNya.

Terima kasih ya Allah!


“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al-Baqarah: 186)

Artis Bertudung Sesatkan Masyarakat Dalam Diam?

*Ini adalah pandangan yang diutarakan oleh seorang penulis blog di dalam blog miliknya.

Peminat bersorak girang melihat aksi awek bertudung di atas pentas.

Bersorak bukan kerana awek bertudung itu beraksi ghairah di atas pentas, tetapi bersorak girang melihatnya hebat menyanyi. Kelunakan suaranya membuatkan peminat terpana.

Kepala yang disarung tudung menyebabkan peminat lebih dekat kepadanya.

Kononnya awek yang bertudung adalah perempuan yang baik dan wajar untuk dicontohi. Inilah pemikiran sempit yang membelenggu umat Islam hari ini, akibat daripada penerapan hukum sekular.

Asalkan bertudung sahaja, mereka itu membawa imej Islam.

Masyarakat menjadikan artis sebagai contoh, bukan al-Quran dan as-Sunnah sebagai sandaran undang-undang. Sekiranya artis itu bertudung, tudung seperti itulah yang akan dicontohi fesyennya, tanpa mengikut hukum syarak.

Lazimnya, tudung ketat dan tudung yang tidak menutup dada sehingga menampakkan bentuk kedua-dua ‘bukit’ wanita sering dijadikan tudung contoh.

Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka, atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka, atau saudara-saudara mereka, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam, atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan; dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka; dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya. [an-Nur:31]

Inilah peranan artis bertudung. Memesongkan ummat daripada ajaran Islam yang sebenar. Kononnya mereka bertudung, merekalah contoh ikutan yang wajar diikuti.

Walhal, mereka tidak menutup aurat seperti mana yang Allah telah tetapkan. Maka, peminat yang mengikut gaya fesyen artis ini turut sama masuk longkang bersama-sama artis pujaan mereka.

Mereka bukanlah membawa ajaran sesat mahupun menyesatkan aqidah umat Islam, tetapi peranan mereka amat besar sekali untuk menjadi ejen Barat untuk menjauhkan umat Islam daripada ajaran Islam. Perkara ini adalah hakikat yang harus ditelan walaupun pahit oleh peminat-peminat.

Artis yang terbabit juga harus menelan hakikat ini, kerana mereka secara tidak sedar dan tidak rasmi menjadi ejen-ejen Barat dalam memesongkan umat Islam daripada ajaran Islam!

Ini baru diperhatikan daripada aspek tudung.



Bagaimana pula dengan aksi-aksi mereka menonjolkan diri di khalayak umum meliuk-lentokkan tubuh mereka yang disarung dengan baju ketat serta mengenakan solekan yang berlebihan yang bisa menggetarkan jiwa lelaki normal? Hal aurat tidak lagi diambil peduli.

Peminat terus memuji artis-artis bertudung dengan pujian yang lebih kurang, “Saya suka awak bertudung. Kekalkan imej bertudung”.

Begitu mudah hati ummat dibutakan dengan bertudung. Seolah-olah bertudung itu merupakan lesen untuk menyanyi dan menonjolkan diri di khalayak ramai!

Inilah kesan daripada penerapan hukum sekular yang lahir daripada akal manusia semata-mata. Undang-undang dicipta berdasarkan majoriti 2/3 undi di dalam parlimen. Artis juga tidak terkecuali daripada terkena bahana-bahana sekularisme.

Buktinya, tudung yang dipakai oleh para artis walaupun tidak mengikut hukum syarak diislamkan. Mereka telah mengislamkan trend supaya tindakan mereka itu adalah mengikut hukum syarak.

Bertudung tapi menyanyi, berpakaian ketat pun, ‘tepati syarak’ juga, dan ummat tergila-gila untuk mencontohi fesyen tudung itu.

Sedarlah, Nabi Muhammad SAW itulah contoh ikutan terbaik, bukan para artis! Sedarlah, artis-artis itu sedang menyesatkan kita dalam diam. Mahukah kita masuk longkang bersama-sama artis itu?

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. [al-Ahzab (33):21]

(Petikan: http://www.soutulmujahid.com)

Wednesday, 8 February 2012

~when LAZY virus haunted your life~

Paperback, Malay, 336 pages
Published May 13th 2011 by PTS Millennia
salam to all..
since this month is the holiday month.. i cant denied that i really want get enough (over) slept and rest..
nothing to do at home other than sleeping,reading,cooking and watching tv..
however..recently I've read this special book..=)

this book have been translated to Malay language.. its nice to read...  to know... to analyse about our world of relationship..=)

Men and women are different. Not a gender better than another. They are just different.

Scientists, anthropologists and sociobiology aware of this fact over the years.Today's society still wants to believe that men and women have the skills, abilitiesand potential of the same.

This is still maintained even in science began to prove that the two gender are different.

• Why do men hear like statues

• Why map can lead to divorce

•Why men are not capable of lying to her

• Why do women value relationships, men appreciate the work

• Why male bellies and women of sway

• Why men can only do one thing at a time

• Why is a man likened  microwave and women likened electric oven

Book Why Men Do not Listen and Women Can not Read Maps not only help us get to know people of different sexes but also to understand ourselves.

As a result, we are able to establish contact and interaction more enjoyable and satisfying